Awal Pengakuan Wilayah dan Masyarakat Adat Kasepuhan Banten Kidul

Komitmen Pemda dan DPRD Lebak dalam mengakui kedaulatan wilayah dan masyarakat Satuan Adat Banten Kidul (Sabaki) dimulai melalui audiensi pada tanggal 24 Oktober 2014 di Ruang Pendopo Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebak, Rangkasbitung.

Audiensi ini membincang mengenai Percepatan Pembahasan Peraturan Daerah (Perda) Pengakuan Wilayah dan Masyarakat Kasepuhan yang tergabung dalam (SABAKI) antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak dengan Satuan Adat Banten Kidul (SABAKI).

Hadir dalam Audiensi tersebut adalah Wakil Bupati Lebak, Ketua DPRD Kabupaten Lebak, Ketua Badan Legislasi DPRD Kabupaten Lebak, beserta jajarannya. Sementara dari Mitra SABAKI yang hadir adalah tergabung dalam kelompok masyarakat sipil antara lain: Komnas HAM, Rimbawan Muda Indonesia (RMI), Perkumpulan HuMa, Epistema Institute dan Jaringan Kerja Pemetaan Partisipatif (JKPP).

Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Lebak berjanji bahwa mulai Selasa, 28 Oktober 2014 akan mulai membahas Draft Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pengakuan Wilayah dan Masyarakat Adat Kasepuhan, dan segera masuk Prioritas Legislasi Daerah (Prolegda) dalam pembahasan tahun 2015 mendatang.

Audiensi tersebut menghasilkan penandatanganan nota kesepakatan dan komitmen bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak, DPRD Kabupaten Lebak, Masyarakat Kasepuhan, dan Organisasi Masyarakat Sipil antara lain:

(1) Perda Kasepuhan merupakan salah satu Program Legislasi Daerah Kabupaten Lebak tahun 2015.

(2) Secara bersama-sama menyusun dan mengawal lahirnya Perda Masyarakat Kasepuhan di Kabupaten Lebak.

(3) Mendorong secara moral dan sosial hingga lahirnya Perda Masyarakat Kasepuhan di Kabupaten Lebak (lihat pernyataan bersama).*** (MLK)

untuk video dapat dilihat di laman https://www.youtube.com/watch?v=cZHV9O76Oj0

 

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>